Press "Enter" to skip to content

Formasi Penyaluran Otsus ke Kabupaten dan Kota Berkurang

Telah Dibaca : 3153 Kali

Kepala Bappeda Propinsi Papua, Muhammad Musa’ad. (Foto-Acik)


SAPA (TIMIKA) – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Papua, Muhammad Musa’ad, mengaku, formasi penyaluran dana otonomi khusus (Otsus) tahun 2019 ke seluruh kabupaten/kota se-Papua akan ada perubahan. Penyaluran cenderung berkurang ke kabupaten/kota dengan melihat luas wilayah dan kepadatan orang asli Papua (OAP).
Usai konsultasi publik rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) bersama seluruh stakeholder dan perwakilan tim pengurus wilayah adat Me Pago, Laa Pago dan Saireri, Musa’ad mengatakan perubahan penyaluran otsus ini sedang di kaji tim khusus bersama tim dari Universitas Gaja Mada (UGM) untuk menemukan formula yang tepat.
Perubahan formasi penyaluran dana otsus ini, juga dikarenakan dalam jangka waktu lima tahun ke depan akan ada target dan prioritas dari Pemerintah Propinsi Papua yang harus diwujudkan, dengan tujuan utama agar dana otsus bisa efisien dan efektif serta benar-benar dirasakan masyarakat sesuai dengan visi dan misi gubernur dan wakil gubernur, yakni ‘Papua Bangkit Mandiri dan Sejahtera Yang Berkeadilan’.
“Tapi format lanjutan dalam perubahan penyaluran dana otsus ini akan disampaikan oleh gubernur kita. Yang jelas variabel ke setiap kabupaten itu cenderung berkurang untuk yang luasan wilayah dan kepadatan OAP-nya kurang. Sebaliknya, akan lebih difokuskan kepada kabupaten dan kota yang memang luasan wilayahnya besar dan OAP-nya juga banyak, dan IKK-nya (Indeks Kemahalan Konstruksi) tinggi,” katanya.
Menurut Musa’ad, variabel-variabel yang digunakan dalam perubahan penyaluran juga akan berbeda ke setiap kabupaten/kota. Karena fokus pembangunan yang dilakukan berada pada OAP, IKK, fasilitas pendidikan, kesehatan dan lainnya. 
Format perubahan penyaluran nantinya akan dipublikasikan oleh gubernur. Akan tetapi diharapkan masyarakat tidak menilai dari besar dan kecilnya nilai keuangan, karena bagaimanapun dana otsus diperuntukan kepada kabupaten/kota. Bahkan, perubahan penyaluran otsus ini tidak dalam posisi mengambil keuntungan pada propinsi ataupun kabupaten/kota tertentu. 
Selanjutnya, untuk kejelasan perubahan penyaluran dana otsus dan alasan prioritas dalam upaya perubahan untuk lima tahun ke depan ini, baru akan diketahui dalam musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) RPJMD pada Desember mendatang.
“Nanti secara resmi akan diumumkan pada saat musrenbang nanti, karena semua bupati dan wali kota semuanya akan hadir di Jayapura,” katanya. (Acik)

Selengkapnya Formasi Penyaluran Otsus ke Kabupaten dan Kota Berkurang

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *