Press "Enter" to skip to content

Hari Kedua, Menteri Djuwita Jadi Keynote Speaker Kegiatan Summit Seminar & Expo 2018

Telah Dibaca : 7351 Kali

IMG-20181105-WA0075

TANGERANG, MediaManado.com – Menteri Kesehatan RI Prof. DR. dr. Nila Djuwita F. Moeloek Sp. M (K), tampil sebagai keynote Speaker dihadapan kegiatan akbar Summit seminar Forum Kabupaten Kota Sehat & Expo 2018 di Ball room Hotel Novotel, Kota Tangerang Provinsi Banten, Senin (05/11/2028).
Menteri Djuwita dengan ciri khas penuh senyum memberi materi tentang sinergitas KKS, Germas dan Keluarga Sehat “Developing, Healthy City for Active Peopole & Lyving”.

“Kesehatan adalah aset. Kabupaten Kota Sehat menuju Indonesia kuat, hal ini dimulai dari Keluarga Sehat,”ungkap Menteri Djuwita.

Lebih lanjut dikatakan Menteri, semua pihak memiliki peran aktif dalam capaian sebagai Kabupaten Kota Sehat.

“Ada dua hal yang menjadi prioritas utama dalam tatanan Kabupaten Kota Sehat yakni kawasan permukiman, sarana dan prasarana umum serta kehidupan masyarakat sehat yang mandiri,”terang Menteri Djuwita sembari menuturkan berbagai regulasi aturan tentang metode menjadi Kabupaten Kota Sehat dari aspek perilaku semua stakeholder dan masyarakat.

Kata Menteri Djuwita, pentingnya kesehatan itu makanya semua pihak harus memiliki kepekaan tinggi terhadap kondisi daerah dengan orientasi sejumlah tatanan yang wajib dilaksanakan secara sukses.

“Tatanan yang wajib dilakukan oleh seluruh pihak termasuk para pegiat lingkungan dan Forum Kota sehat adalah memelihara Udara tetap bersih, Air sungai bersih, Penyediaan air bersih individu dan umum, pembuangan air limbah domestik, pengelolaan sampah, perumahan dan permukiman, pertamanan dan hutan, Sekolah Sehat, Pasar Sehat dan Sarana Olahraga, Tempat bermain Anak, dan penataan sektor informal yang sehat,”urai Menteri.

Dari informasi yang berhasil diterima awak media ini, bahwa dari hasil kesepakatan melalui aklamasi ratusan peserta kegiatan Summit Seminar bahwa pelaksanaan kegiatan Healthy City Summit ke 5 akan dilaksanakan di Kota Semarang pada tahun 2020 mendatang. Dan, Summit Seminar & Expo akan ditutup pada hari Selasa (6/11) pukul 13.00 wita.

Dibagian lain, pelaksanaan kegiatan yang dibuka oleh Presiden Jokowi yang berlangsung (3-6 November 2018) berdasarkan agenda Nasional ini, diwarnai dengan stand Pameran dari sejumlah Kabupaten Kota peraih penghargaan Swasta Sabar Wistara Kabupaten Kota Sehat yang menonjolkan kreativitas hasil produksi kerajinan tangan dan koleksi dokumentasi kegiatan yang didukung dengan peralatan teknologi yang memberi kemudahan bagi organisasi Forum Kota Sehat dalam pengembangan inovasi bagi pelayanan publik.

Sementara itu, Ketua Forum Kota Sehat (FKS) Kota Tomohon, Drs. Johan Sambunga menegaskan, program kerja FKS Tomohon kedepan akan memfokuskan pada pengendalian Pasar Sehat.

“Seperti disampaikan oleh salah satu pembawa materi di hari kedua dari DR. Harynoto, M.M mengenai pengelolaan lingkungan Pasar Sehat sebagai salah satu tatanan dari sembilan tatanan Kota Sehat bahwa, pengelolaan Pasar harus menjadi prioritas dari perlakuan program kerja untuk mempertahankan penghargaan Swasti Saba Wistara,” ungkap Sambunga.

“Kami akan bekerjasama dengan pihak PD. Pasar Beriman dan akan membentuk Kelompok Kerja (Pokja) dalam penanganan sebagai Pasar Sehat,”tandasnya sambil menambahkan pihaknya sudah melakukan pembahasan bersama Direktur Utama PD. Pasar dan jajarannya.

Terpisah, Direktur PD. Pasar Noldy Montolalu, SE saat dikonfirmasi terkait hal ini, secara spontan menuturkan bahwa pihak PD. Pasar akan berupaya untuk mensukseskan program tersebut.

“Yah, pada prinsipnya kami sudah siap untuk melaksanakan program yakni pengelolaan Pasar Sehat,”tegas Montolalu. (John Paransi)

Selengkapnya Hari Kedua, Menteri Djuwita Jadi Keynote Speaker Kegiatan Summit Seminar & Expo 2018

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *