Press "Enter" to skip to content

Edukasi LPS, Simpanan Masyarakat Di Bank Dijamin

Telah Dibaca : 6138 Kali

Pontianak, Media Kalbar
“masyarakat akan merasa aman, tenang, dan pasti terhadap perbankan kalau mereka tahu bahwa ada program penjamin simpanan dan memahami mengenai aturannya. Sehingga masyarakat tetap percaya dan terus menyimpan dananya di lembaga perbankan sebagai urat nadi perekonomian yang nantinya akan di salurkan oleh perbankan dalam bentuk kredit mendukung pembiayaan atau kredit usaha produktif dan bahkan pembangunan infrastruktur. Perbankan dan keuangan yang stabil adalah modal yang penting dalam pembangunan ekonomi nasional”
Demikian di katakan Beko Setiawan, Direktur Group Peraturan LPS (Lembaga Penjamin Simpanan) pada media workshop yang diselenggarakan LPS di Mercure Hotel, Pontianak, Kamis (6/12)
LPS juga menyampaikan pesan kepada masyarakat dan mengingatkan kembali peran dan fungsi LPS sebagai salah satu Lembaga regulator keuangan di Indonesia, bersama Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Kementerian Keuangan RI. LPS adalah lembaga pemerintah bersifat independen memiliki tugas dan fungsi untuk memberikan penjaminan simpanan di Bank, melakukan penanganan terhadap bank gagal dan turut serta menjaga stabilitas sistem keuangan di Indonesia. LPS bertanggungjawab langsung kepada Presiden dan hanya saat ini berkedudukan di Jakarta dan tidak memiliki Kantor Perwakilan di daerah.
“pendirian LPS di latar belakangi oleh krisis moneter tahun 1997/1998, Pada saat itu pemerintah menetapkan blanket guarantee atau penjaminan menyeluruh dimana kebijakan tersebut membebani APBN dan menimbulkan potensi moral hazard dari para pengelola bank. Maka Pemerintah dan DPR mengesahkan UU Nomer 24 tahun 2004 tentang Lembaga Penjamin Simpanan dan LPS mulai beroperasi setahun kemudian yaitu 22 September 2005”terang Beko
Sesuai UU LPS, semua bank yang beroperasi di Indonesia, wajib menjadi peserta penjaminan LPS, Hingga Oktober 2018, jumlah bank Umum sebanyak 115 Bank, BPR/BPRS mencapai 1.774 Bank. Jumlah rekening bank umum per oktober 2018 mencapai 268.699.387 rekening dengan totalnya mencapai Rp. 5.645 triliyun.
Batas penjaminan simpanan saat ini adalah Rp. 2 Miliar per nasabah per bank. Nasabah juga harus memperhatikan persyaratan simpanan yang layak bayar ketika terjadi kleim penjamin atau yang di kenal dengan syarat 3 T, yaitu Pertama Tercatat di Pembukuan Bank , Kedua Tingkat bunga simpanan tidak melebihi bungan penjaminan, dimana yang berlaku saat ini adalah 6,75% untuk bank umum, dan 9,25% untuk BPR.
Pada workshop Media yang di laksanakan LPS menghadirkan pembicara selain Beko Setiawan ada Dosen Fakultas Ekonomi Untan Dr. Amrizal, SE, Msi dengan moderator Ahmas Suroso salah satu Pimpinan Redaksi Media lokal di Kalimantan Barat.

Selengkapnya Edukasi LPS, Simpanan Masyarakat Di Bank Dijamin

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IT CONSULTAN

www.mfahri.web.id

Visit Now