Press "Enter" to skip to content

Pekerjaan tak Selesai, Proyek Bandara Diperpanjang 6 Hari

Telah Dibaca : 2119 Kali

TERNATE, DETEKSINEWS.com – Proyek peningkatan Pavement Classification Number (PCN) pada apron A, Taxiway A dan Taxiway C, Bandara Babullah Ternate tahun 2018, rupanya tidak bisa diselesaikan tepat waktu. Bahkan hingga batas akhir kontrak per 25 Desember 2018, proyek senilai senilai Rp 43,8 miliar (Tepatnya Rp 43.899.036.000) itu belum juga selesai, dan harus diperpanjang selama enam hari sampai 31 Desember 2018.

Lokasi proyek Apron

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bandara Babullah, Yuli, ketika dikonfirmasi mengatakan, keterlambatan ini disebabkan karena faktor non teknis, seperti adanya evaluasi desain awal serta supervisi yang memakan waktu cukup lama.

“Kontrak pekerjaan proyek awalnya dimulai dari tanggal 14 Februari sampai 10 November 2018. Namun pada Maret sampai Mei 2018, ada evaluasi dari Direktorat Bandar Udara dan Tim Panel Ahli dari UGM terkait kualitas fasilitas struktur eksisting. Hasil evaluasi itu berdampak terjadinya tambah kurang pekerjaan atau CCO, untuk beberapa item pekerjaan. Sehingga dilakukan addendum waktu pelaksanaan selama 45 hari sampai dengan tanggal 25 Desember 2018,” kata Yuli.

Menurutnya, sesuai perencanaan awal, apron tersebut akan dibongkar dan diganti dengan apron baru. Namun berdasarkan rekomendasi dari tim panel ahli UGM, apron tersebut tidak perlu dibongkar, namun harus dikikis di bagian atasnya.

“Apron ini memang sengaja diperbaiki, agar ke depan pesawat jenis Boeing bisa parkir di bandara,” jelasnya.

Sementara itu, dari pantauan Deteksi News di lokasi, sampai saat ini pekerjaan masih terus berlangsung. Bahkan puluhan pekerja sudah diterjunkan untuk menyelesaikan pekerjaan. Padahal sebelumnya, aktivitas pekerjaan berlangsung sepi, tidak seramai seperti sekarang. (eko)

Selengkapnya Pekerjaan tak Selesai, Proyek Bandara Diperpanjang 6 Hari

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buat Sistem Informsi Mu Sekarang