Press "Enter" to skip to content

Partisipasi Masyarakat Dalam Pencegahan Money Politik

Telah Dibaca : 8092 Kali

Tanjungpinang, Batam Ekbiz.Com,- Kerja pengawasan pemilu tidak bisa dilakukan sendiri tanpa melibatkan partisipatif masyarakat seperti tokoh adat, tokoh agama,” ujar Ketua Bawaslu RI Abhan dalam Rakorda penguatan SDM Badan Pengawas Pemilu Kabupaten/Kota serta Panwascam Se – Provinsi Kepri, Senin 28 Januari 2019 di Hotel CK Tanjungpinang.

Kita tinggal 79 hari lagi, sudah mendekati hari pemungutan suara 2019, selesai pemungutan suara bukan berarti selesai tugas, masih banyak lagi tugas, bahkan apa yang tidak terjadi pada masa kampaye bisa saja terjadi pada hari pemungutan suara,”ungkap Abhan Ketua Bawaslu RI.

Menyongsong 79 hari harus mempersiapkan segala sesuatunya sebagai penyelenggara pemilu yang baik yaitu menjaga integritas.

Bekerja dengan baik, integritas, independen kunci sebagai penyelenggara pemilu,”jelas Abhan.

Kegiatan ini sangat tepat menyongsong 79 hari pemungutan suara. Pemilu 2019 berbeda dengan pemilu sebelumnya( pemilu 2014) , perbedaan tersebut seperti soal kesempatan, kontestan yang sangat ketat, pemilu tahun 2014 ambamg batas 3,5 persen diikuti 12 Parpol 10 parpol lolos, untuk 2019 ambang batas 4 persen , kontestan lebih ketat ada 16 parpol untuk lolos maka 16 parpol harus berebut menjadi 8 besar,”ungkap Abhan.

Bagaimana pengawasan maksimal untuk melakukan pencegahan pelanggaran money politik, mencegah dari permusuhan , tentunya berharap peserta pemilu mentaati aturan mempunyai integritas tidak melakukan kecurangan, begitu juga masyarakat menjadi pemilih yang cerdas tidak mudah terprovokasi terhadap berita hoaks.

Tentunya kita harus bisa melakukan upaya preventif terhadap money politik, hoaks, ujaran kebencian. Seperti dalam UU NO.7 tahun 2017 tentang pemilu, Bawaslu mempunyai kewajiban dan tugas melakukan pencegahan money politik.” ungkap Ketua Bawaslu RI Abhan.

Money politik merupakan kejahatan luar biasa, kita harus menimilir, kita tekan semaksimal mungkin. Bagi peserta pemilu yang mempunyai fikiran fragmatis upaya yang dilakukan money politik. Segala daya upaya beberapa hal kita lakukan untuk mencegah money politik, dengan mengajak partisipatif masyarakat seperti tokoh adat, tokoh agama.Kerja pengawasan tidak bisa dilakukan sendiri tanpa partisipatif masyarakat,”jelas Abhan Ketua Bawaslu RI.(adi)

Selengkapnya Partisipasi Masyarakat Dalam Pencegahan Money Politik

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buat Sistem Informsi Mu Sekarang