Press "Enter" to skip to content

Tiu Suntuk, Bendungan Bernilai Rp 1,450 Triliyun Segera Dibangun di KSB

Telah Dibaca : 3431 Kali

KabarNTB, Sumbawa Barat – Sebuah bendungan dengan nilai lebih mahal dari Bendungan Bintang Bano yang sedang dibangun di Desa Bangkat Monteh Kecamatan Brang Rea akan kembali dibangun di Kabupaten Sumbawa Barat mulai tahun 2019 ini.

Bendungan dimaksud adalah Bendungan Tiu Suntuk yang akan berlokasi di Desa Muhajirin Kecamatan Brang Ene dengan anggaran mencapai Rp 1,450 Triliun. Nilai ini lebih mahal dari Bendungan Bintang Bano yang hanya menelan anggarsn sekitar Rp 1,3 Triliun.

Bupati Sumbawa Barat, HW Musyafirin, saat meninjau lokasi pembangunan Bendungan Tiu Suntuk di Desa Muhajirin, Jum’at pagi 8 Februari 2019, menyatakan proyek bendungan raksasa kedua di KSB itu akan ditender Kementerian PUPR dalam bulan Maret 2019 ini.

Bupati KSB, HW Musyafirin saat berdialog dengan warga pemilik lahan terdampak di lokasi pembangunan Bendungan Tiu Suntuk (8/2)

Di kesempatan tersebut Bupati yang didampingi Kapolres, Dandim 1628, Kepala Dinas PUPRPP dan Kasat Pol PP, juga bertemu sejumlah warga pemilik lahan yang akan terdampak pembangunan bendungan.

“Ini sosialisasi awal saya. Nanti ada lagi sosialisasi lanjutan, bahwa kita akan membangun bendungan Tiu Suntuk. Terkait pembebasan lahan nanti ada tim independen, tim appraisal, ada tata caranya lebih lanjut,” kata Bupati kepada sejumlah warga terdampak yang ditemui di lokasi.

Bupati menegaskan keberadaan Bendungan Tiu Suntuk selain untuk pengairan lahan pertanian, manfaat lainnya juga untuk pembangkit listrik dan pengendali banjir. Karena kapasitas daya tampung Bendungan Tiu Suntuk dengan volume 56 juta m3 air.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Permukiman (PUPRPP) Sumbawa Barat, Amar Nurmansyah, menjelaskan, selain kawasan hutan, sekitar 50 Hektar lahan milik warga juga akan terdampak pembangunan Bendungan Tiu Suntuk.

“Bendungan ini akan mengairi lahan seluas 2.000 hektar lebih, meliputi intensifikasi lahan di wilayah Kalimantong seluas 1.550 Halektar dan ektensifikasi 500 Hektar,” jelasnya.

Terpisah, Wakil Bupati Sumbawa Barat, Fud Syaifuddin menyatakan, hasil komunikasi dengan Kementerian PUPR dan Kepala Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara I (BWS NT I) , Bendungan Tiu Suntuk akan ditender pada akhir bulan maret mendatang.

“Jumlah anggaran yang disepakati sebesar Rp 1,450 Triliun,” ujarnya.(EZ)

Selengkapnya Tiu Suntuk, Bendungan Bernilai Rp 1,450 Triliyun Segera Dibangun di KSB

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buat Sistem Informsi Mu Sekarang