Press "Enter" to skip to content

BNPB Alokasikan Anggaran Pencegahan Karhutla, Kerugian Karhutla Melebihi Bencana Tsunami Aceh

Telah Dibaca : 8073 Kali

Pontianak, media Kalbar

“BNPB mengalokasikan anggaran untuk pencegahan Bencana Kebakaran lahan, dimana bahwa 99 persen karena perbuatan warga kita sendiri, maka pendekatan sosial, kultural dengan melibatkan para pakar, tokoh agama, tokoh gereja untuk mengajak sebuah pemahaman kepada masyarakat, sehingga masyarakat tergerak hatinya untuk tidak lagi melakukan pembakaran lahan dan kita harus membantu bagaimana masyarakat membuka lahan tanpa melakukan pembakaran.”

Demikian di sampaikan kepala BNPB RI Letnan Jenderal TNI Doni Monardo kepada sejumlah wartawan usai Rapat Koordinasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana Asap Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan, Banjir, Puting Beliung dan Longsor serta Konflik Sosial Tahun 2019 Provinsi Kalimantan Barat di Ballroom Hotel Grand Mahkota, Kota Pontianak, Jumat (15/2/19)

Di katakan lebih lanjut bahwa ini harus ada langkah atau cara strategi yang bersifat jangka panjang sehingga timbul kesadaran dengan benar masyarakat bahwa pembakaran lahan itu merugikan dan kerugiannya sangat besar, “misalnya jadi kerugian Karhutla tahun 2015 dibanding dengan tsunami di Aceh adalah 1 banding 2, kerugian tsunami aceh korban 200an dengan 7 miliar us dollar dan kerugian kebakaran lahan tahun 2015 adalah 16 miliar us dollar.”ujara Doni Manardo.

Maka oleh sebab itu upaya pencegahan harus lebih banyak yang lebih sedikit menelan keuangan negara, langkah pencegahan masyarakat di ajak untuk terlibat, lahan gambut itu cocok dengan bawang menghasilakan 17 ton/hektar, talas 20 ton/hektar, “hal ini kalau masyarakat tahu maka masyarakat akan menjaga untuk tidak membakar, karena membakar lahan merugikan masyarakat sendiri.’tandasnya.

Sementara Gubernur Kalbar H, Sutarmidji, SH, MHUm menerangkan bahwa starategi pencegahan kebakaran laha adalah efektif dengan desa mamdiri, “desa mandiri tahun ini kita usahakan 60, kemudian tahun depan 157 dan dalam 5 tahun 400 desa mandiri terwujud di Kalbar.”kata Gubernur.

Menurut Gubernur 50 indikator desa mandiri bisa mencegah kebakaran lahan, ada pembangunan poskomling, gotong royong, bhakti TNI untuk membuka akses jalan.

Penegakan Hukum pembakar lahan menurut Kapolda Kalbar bahwa dari 39 tersangka dari 29 Kasus pembakaran lahan di lakukan perorangan, sementara perusahan belum ada karena perusahaan di Kalbar sudah mempunyai SOP sebagaimana di atur kementerian untuk mencegah kebakaran lahan. (amad)

 

Selengkapnya BNPB Alokasikan Anggaran Pencegahan Karhutla, Kerugian Karhutla Melebihi Bencana Tsunami Aceh

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buat Sistem Informsi Mu Sekarang