Press "Enter" to skip to content

Copot APK Caleg, Anggota Satpol PP Kena "Tempeleng"

Telah Dibaca : 7031 Kali

DATARIAU.COM – Anggota Satpol PP dalam video viral Rianda Harendino (44) menceritakan kronologi penganiayaan yang dilakukan seorang warga. Menurut Rianda, terlapor tidak terima Alat Peraga Kampanye (APK) yang terpasang di tiang listirik ia copot karena melangar Perda.
Kepada detikcom Rianda mengatakan, kejadian tersebut berlangsung pada Rabu (13/2). Ia yang tengah patroli di kawasan Jalan Kebalen melihat banner yang bergelantungan di tiang listrik. Ia kemudian menertibkannya karena melanggar Perda.
“Awalnya kami biasa bertugas sebagai Satpol PP di bidang penertiban. Melakukam monitoring dengan Kasie Trantib saya dengan Satgas Linmas. Awalnya ada APK yang terpasang di tiang listrik yang terlepas dari pengaitnya waktu di Jalan Kebalen Kulon. Kalau menurut aturannya memang tidak boleh sesuai dengan Perda Nomor 9 Tahun 2012, bahwa penempatannya di tiang listrik, pohon dengan dipaku dan di PJU,” kata Rianda Harendino saat ditemui di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak, Jumat (15/2/2019).
APK yang ditertibkan dibawa ke Kelurahan Krembangan Utara. Di sana, Rianda dihampiri seseorang yang diketahui sebagai Ketua RT di wilayah Krembangan Utara. 
“Tiba-tiba menghampiri saya dengan nada kasar dan menempeleng dan menampar. Namun itulah resiko kerja saya sebagai ASN untuk melaksanakan tugas apa yang diperintahkan piminanan,” tambah Rianda. 
Usai video tersebut viral, Rianda diminta untuk melaporkan perbuatan terlapor yang berinisal AD kepada pihak berwajib. “Dari pimpinan atas segera melaporkan ke polisi. Sebab awalnya sudah kami minta komunikasi dengan baik-baik,” lanjut Rianda.
Rianda mengaku kenal dengan terlapor. Ia juga menaruh hormat pada AD sebagai tokoh masyarakat. Namun ia menyayangkan tindakan terlapor yang marah-marah hingga main tangan.
“Kenal, itu warga kami dari Kelurahan Krembangan Utara, yang juga sebagai Ketua RT 06 RW 07. Kami juga hormati beliau karena juga sebagai tokoh masyarakat. Bagi kami buat apa sih marah-marah itu tidak ada gunanya,” tandas Rianda. (*)

Selengkapnya Copot APK Caleg, Anggota Satpol PP Kena "Tempeleng"

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buat Sistem Informsi Mu Sekarang