Press "Enter" to skip to content

60 Pejabat Pengawas OPD Uji Potensi dan Kompetensi

Telah Dibaca : 7843 Kali
Suasana uji potensi dan kompetensi pejabat pengawas. (Foto-Acik)

SAPA (TIMIKA) – Sebanyak 60 pejabat pengawas atau pejabat eselon IV dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengikuti uji potensi dan kompetensi. Ujian ini bertujuan untuk mendapatkan data dan profil dari para pejabat pengawas yang nantinya dapat digunakan pimpinan dalam mengambil keputusan dan kebijakan terkait manajemen aparatur sipil negara (ASN).
Kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan manfaat sebagai dasar untuk pengembangan pegawai, ketepatan penempatan pada unit kerja, proses distribusi pegawai dalam jabatan, serta membangun database atau sistem informasi kepegawaian pada instansi masing-masing. Kegiatan ini dilaksanakan di salah satu hotel bilangan Jalan Hasanuddin, Rabu (27/2).
Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Mimika, Yohanis Bassang dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan yang dilaksanakan selama tiga hari kedepan mengatakan, uji potensi dan kompetensi sangat penting sebagai langkah awal dalam rangka menerapkan proses pengembangan kualitas ASN. Oleh karena itu, Wabup mengatakan uji kompetensi maupun pendidikan dan pelatihan (Diklat) benar-benar menjadi salah satu pra-syarat dalam penempatan pejabat.
“Misalnya seseorang bisa menduduki jabatan eselon IV jika sudah mengikuti Diklat Pim IV. Tidak seperti selama ini yang duduki jabatan dulu baru ikut Diklat Pim IV. Jadinya sekarang diklat itu sebagai formalitas saja,” kata Wabup.
Sementara itu Ketua Tim Percepatan dan Pengendalian Kegiatan (P2K), Usman Gumanti, mengatakan bahwa belum semua kabupaten se-Papua melaksanakan kegiatan seperti ini. Dan Kabupaten Mimika yang melaksanakan kegiatan ini karena dipilih sebagai kabupaten fokus penilaian potensi dan kompetensi pejabat pengawas.
“Seharusnya seluruh pejabat pengawas atau eselon IV harus mengikuti uji potensi dan kompetensi ini. Tapi karena anggaran kita terbatas maka sebagian saja yang ikut. Padahal berdasarkan undang-undang nomor 5 tahun 2014 tentang ASN, pejabat pengawas adalah ujung tombak pelayanan kepada masyarakat sehingga dituntut memiliki potensi,” jelas Usman.
Nantinya, kata Usman, hasil uji potensi dan kompetensi ini dapat digunakan oleh Pemkab Mimika untuk pengembangan PNS atau pejabat eselon IV.  Selain itu, juga sebagai dasar untuk distribusi atau penempatan 60 pejabat eselon IV sesuai dengan bidang dan kompetensinya, selanjutnya dapat digunakan untuk mempertimbangkan pengangkatan jabatan lebih tinggi.
Untuk diketahui, kegiatan ini digelar oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) bekerjasama Badan Kepegawaian Negara melalui Tim P2K. Dimana kegiatan ini digelar berdasarkan ketentuan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 tahun 2014 tentang ASN, dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 tahun 2017 tentang manajemen PNS, Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 tahun 2017 tentang percepatan pembangunan da kesejahteraan di Provinsi Papua dan Papua Barat, serta Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permenpan PB) Nomor 38 tahun 2017 tentang standar kompetensi jabatan ASN. (Acik)

Selengkapnya 60 Pejabat Pengawas OPD Uji Potensi dan Kompetensi

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buat Sistem Informsi Mu Sekarang