Press "Enter" to skip to content

Mengenal Aheruddin Sidik, Politisi Muda Berprestasi dan Potensial Dapil 2 KSB

Telah Dibaca : 7746 Kali

Jika anda bertanya, siapa salah satu Calon Legislatif (Caleg) DPRD Sumbawa Barat paling potensial di Daerah Pemilihan (Dapil) 2 (Poto Tano, Seteluk, Brang Rea, Brang Ene), nama Aheruddin Sidik SE ME, pasti akan disebut.

Politisi Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) yang populer dipanggil Aher itu adalah salah satu caleg petahana yang akan ikut berkompetisi kembali menjadi Calon Anggota DPRD.

Putra dari pasangan (Alm) HM. Sidik dan Hj. Siti Hawa itu, kini menjabat di periode kedua sebagai wakil rakyat di DPRD Sumbawa Barat. Para simpatisannya di Dapil 2, saat ini sedang berikhtiar mengusung kembali Aher untuk periode ketiga pada Pemilu 17 April nanti.

Di Dapil 2 sendiri, politisi muda pemegang gelar magister ilmu ekonomi Universitas Brawijaya Malang itu, merupakan salah satu Caleg yang paling disegani. Dari dua kali pemilu yang diikutinya (2009 dan 2014) Aher masuk dalam jajaran peraih suara terbanyak di dapil tersebut. Jadi, soal elektabilitas dan kepercayaan rakyat kepadanya, tidak perlu diragukan lagi.

Suami dari Dian Dwi Maryati itu memulai karir politiknya melalui Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI). Ia mencatatkan diri sebagai anggota DPRD Sumbawa Barat termuda di periode 2009-2014 setelah terpilih di Pemilu 2009, pada usia 25 tahun.

Aheruddin Siddik SE ME, Ketua Komisi II DPRD KSB

Kiprahnya di parlemen maupun di masyarakat membawanya terpilih kembali di periode kedua (2014 – 2019). Dan legitimasi kuat dari masyarakat dibuktikannya dengan meraih suara pribadi paling banyak di Dapil 2 pada pemilu 2014. Di periode kedua ini, Aher juga mendapat kepercayaan para koleganya di DPRD menjadi Ketua Komisi II yang membidangi masalah ekonomi dan pertanian.

Sebelum terjun sebagai politisi, perjalanan hidup Aher mengalir seperti Air dengan proses perjuangan panjang, penuh dedikasi dan prestasi. Berbagai Prestasi dia dapatkan dimasa sekolah maupun di Kampus.

Tamat di SMPN 2 Seteluk tahun 1999 dengan Nilai NEM tertinggi saat itu membuat keyakinannya untuk merantau dan mengenyam pendidikan di kota Mataram semakin mantap dengan masuk ke SMA 1 Mataram.

Ia juga aktif di berbagai organisasi baik saat bersekolah di SMA 1 Mataram maupun saat kuliah di Unram. Di SMAN 1 Mataram Aher bergabung di Remaja Mushollah (REMUS) dan Ketua PMR tahun 2001.

Lulus SMA di tahun 2002, Aher diterima di Fakultas Ekonomi Universitas Mataram (UNRAM). Kecerdasannya membawa Aher lulus pada tahun 2006 dengan Predikat Cumlaude dan menjadi Wisudawan terbaik Fakultas Ekonomi saat itu.

Kegiatan kampanye Aheruddin Sidik yang selalu dipadati masyarakat

Eksistensi perjuangan politik Aher di mulai dari dunia organisasi kampus, berbagai organisasi kampus yang dia geluti diantaranya pernah menjadi ketua Bidang Humas Forum Kajian Ekonomi Islam (FoKEI) Fakultas Ekonomi Unram sekaligus juga terpilih menjadi Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ-IESP) untuk periode tahun 2004-2005. Selain itu, Suami dari Dian Dwi Maryati ini dulu juga aktif di beberapa Organisasi kedaerahan diantaranya Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Sumbawa Barat Mataram (Hipmasbar Mataram) dan IKPM KSB Malang.

Pria yang selalu tampil sederhana dan murah senyum ini, kemudian didorong oleh teman-temannya di kampus untuk ikut berkompetisi menjadi salah satu kandidat Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi UNRAM dalam pesta demokrasi mahasiswa pada PEMILU Raya tahun 2005. Saat itu Aher meraih suara tertinggi dan terpilih menjadi Ketua Umum BEM untuk periode 2005-2006.

Lulus dari Unram, Aher yang dari dulu bercita-cita ingin menjadi dosen, mencoba melanjutkan pendidikannya di kota Malang dan di terima sebagai mahasiswa Magister Ekonomi Pasca Sarjana Universitas Brawijaya pada tahun 2007.

Meluangkan waktu membagi ilmu pertanian dengan para siswa SMK KSB di lahan hortikultura yang dikembangkannya

Selama menempuh pendidikan di Malang, Aher sering menulis di beberapa media cetak lokal dan regional NTB terutama terkait dengan demokrasi dan keuangan daerah sebagai bagian dari kajian keilmuannya di Kampus.

Di akhir pendidikan S2 itulah, Aher membuat keputusan besar untuk mengubah haluan hidupnya dari keinginan menjadi dosen untuk terjun menjadi politisi. Saat itu disela-sela menyelesaikan tesis, masyarakat dan kolega di kampung halamannya di Air Suning dan Lamusung, mendorong Aher untuk maju mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Sumbawa Barat di Pemilu 2009. Dorongan masyarakat yang begitu besar membuat Aher luluh. Ia memantapkan hati untuk terjun ke Politik sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dan tanah kelahirannya.

Sebagai politisi, keseharian Aher tentu lebih banyak bergelut dengan tugas-tugas legislasi. Tetapi disela-sela waktu luangnya politisi muda ini masih menyempatkan diri mengajar dan menjadi dosen tidak tetap di beberapa Universitas.

Selain itu ia juga memiliki hoby yang cukup unik yaitu bertani dan mengembangkan kawasan budidaya tanaman hortikultura di kampungnya. Bahkan dari hobynya ini mampu menjadi contoh dan motivasi bagi petani sekitarnya untuk ikut mengembangkan kawasan horti secara bersama-sama dengan masyarakat.

Selama ini, peran dan kinerja di Komisi II DPRD yang membidangi bidang pertanian dan ekonomi tidak perlu di ragukan lagi. Sebagai ketua Komisi II, Aher selalu bersuara lantang ketika berbicara mengenai kepentingan petani maupun perekonomian masyarakat. Aher termasuk salah satu pendorong lahirnya Bulog di KSB.

Dengan mengusung jargon andalannya “Berpikir dan Bekerja untuk Rakyat”, saat ini Aher kembali maju berkompetisi di Pemilu 2019.

“Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia,” ujar Bung Karno, Sang Proklamator.

Selamat berkompetisi Aher!.(*)

Selengkapnya Mengenal Aheruddin Sidik, Politisi Muda Berprestasi dan Potensial Dapil 2 KSB

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sponsor By :

Muhammad Ullil Fahri,S.Pd.M.TI

www.mfahri.web.id