Press "Enter" to skip to content

Ilegal Logging Modus Hasil Kayu Kawasan Sawit Marak di Sandai

Telah Dibaca : 5855 Kali

Ketapang, Media Kalbar

Ilegal Logging Modus Penebangan Kayu Hasil Penebangan Liar konon sisa penebangan Lahan area untuk perkebunan kelapa sawit dengan jenis kayu pilihan di angkut ke Somel menggunakan Truk bak L ke Dusun Sumber Resmi Desa Sandai Kanan Kecamatan Sandai Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat. Selama beroperasi sudah Ratusan Meter Kubik yang di olah, Media Kalbar Konfirmasi bersama Pengawas salah satu Somel, Jainudin.

”Penebangan pembersihan lahan area kawasan Kebun kelapa sawit acap di sebut Land Clearingdi PT. SM (Sawit Mandiri), lahan tersebut di beli serta pembersihan kayu yang besar-besar di potong-potong dan di bawa ke somel adalah kayu pilihan  yang besar dan yang keras-keras, sedangkan yang lembut seperti meranti, Jelutung, Pelaik dan kayu kerupuk di olah di atas sana untuk Poliwoot bahan dasar triplek untuk di exspor keluar menggunakan nama PT kami namun di atas sana ada PT. IPK lagi,” kata Jainudin pada hari minggu 31/3/19,.

Dikatkan lebih lanjut oleh Jainudin, bahwa satu Somel 1 hari 4-5 kubik di sini, “milik Pak haji ada 2 unit, kami bekerja dari hasil kubik dengan jumlah 20 orang berbagilah dengan ukuran kayu 5×10, 5×7, 4×6, papan 5×25, 5×20, dan kayu jadi tersebut di bawa ke Pontianak menggunakan truk, di sana sudah ada penampung dan masuk ke toko-toko bangunan.”unkap Jainudin

Awak Media Kalbar kejar pertanyaan,” Siapa nama Big Bosnya? Big Bos ini semua namanya Pak haji tapi saya tak tau nama aslinya, kami menyebutnya Pak haji gitulah, rumahnya di Pontianak dan di Sandai ini dia ngekos, setiap hari sabtu Pak hajinya balik ke Pontianak. “Izin apa saja yang di miliki pak Hajinya? Saya tidak tau, karena saya taunya bekerja saja di sini dan mengesek kayu serta menjaga kayu dan mesin somel disini,” pungkasnya Jainudin di baskem somelnya.

 

Di tambahkan tokoh masyarakat Sandai sdr.Eka. ’’Ijin Usaha Industri Primer Hasil Hutan Kayu (IUIPHHK) dan ijin Mesin pengolahaan kayu di Somel yang mana terindikasi telah melakukan penampungan dan mengolah kayu hasil Penebangan Liar secara rill tidak jelas, pasalnya mereka izin kebun sawit merangkap izin menebang kayu sekaligus mengolah kayu di seputaran kawasan tersebut sudah sekian tahun lamanya di bawa keluar dari Kec. Sandai dan aktivitas tersebut hampir setiap malam dilakukan.’’ Mengingat ini telah melanggar Peraturan Menteri Kehutanan tentang izin Usaha Industri Primer Hutan Nomor: P.35/MENHUT-II/2008,  tentang izin hasil hutan, apa lagi kayu pilihan berkualitas tinggi katanya di bawa ke Pontianak bisa-bisa sampai di persimpangan pertengahan jalan Ganti mobil Truk Box arah ke Kucing/Malaysia ini bukan ranah rahasia umum lagi, ini fakta dan kenyataan yang ada, belum lagi lewat air sungai Pawan kayu Log Bulat jenis Gelondongan saat ini belasan ribu batang di bawa ke Kabupaten Ketapang arah Sentap bermacam jenis kayu Rawa dan Pantai jenis izin SKT (Surat Kepemilikan Tanah) surat tanah dengan Modul kawasan kebun, ini menjadi pertanyaan di kalangan Penggiat pemerhati lingkungan, semua oknum aparat hukum diam dan diam, Disinyalir ada apa ? apakah ada permainan Boca dan Boci di mana pengawasan dan tindakan terhadap pengusaha ilegal Loging kelas kakap di Kecamatan Sandai dan sekitarnya tersebut ,”ungkapnya Eka.*** (Yan)

 

Selengkapnya Ilegal Logging Modus Hasil Kayu Kawasan Sawit Marak di Sandai

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sponsor By :

Muhammad Ullil Fahri,S.Pd.M.TI

www.mfahri.web.id