Press "Enter" to skip to content

Pemilu Run 2019, Doktor Zul : Ayo Berlari Tinggalkan Hal Tidak Produktif

Telah Dibaca : 1807 Kali

KabarNTB, Mataram – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Nusa Tenggara Barat menggelar ‘Pemilu Run 2019’, Ahad pagi 7 April 2019.

Minat masyarakat terbilang cukup tinggi mengikuti kegiatan tersebut. Ribuan peserta dari bebagai kalangan ikut ambil bagian dalam event yang dihadiri Gubernur NTB itu.

Sekitar pukul 07.00 Wita, Gubernur Zulkieflimansyah, didampingi ketua KPU NTB, Suhardi Soud melepas para peserta dari lapangan Islamic Center (IC) Kota Mataram.

Gubernur dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada KPU serta para peserta yang hadir mengikuti event tersebut.

Pemilu Run 2019 yang dilaksanakan KPU NTB

Menurutnya, apa yang diselenggarakan ini sangat positif. Karena dengan berlari banyak manfaat untuk kesehatan yang akan diperoleh. Sehingga dalam menghadapi pemilu 17 April  mendatang, masyarakat diharapkan sehat dan semua tahapan pemilu dapat berjalan baik dan lancar.

Dikesempatan itu pula, Doktor Zul sempat menyinggung soal maraknya ‘Hoax’ termasuk saling bully di social media (sosmed), antara lainnya facebook.

Berdasarkan hasil penilitian, kata dia, pengguna FB juga banyak dari kalangan masyarakat NTB. Disisi lain, ia mengaku prihatin, karena tak jarang ujaran kebencian, hoax termasuk saling ‘bully’ yang terlontar.

Hal itu, menurut tokoh yang akrab disapa Doktor Zul itu, tentunya bukan hal yang baik. Sehingga ia mengajak masyaraka, terutama warganet untuk bijak dalam menggunakan social media.

“Berlari itu sehat. Maka melalui momen ini, mari kita berlari dan berlalu tinggalkan segala hal yang tidak produktif,” ujarnya disambut tepuk tangan peserta.

“Mari kita sambut pesta demokrasi ini dengan sehat, riang dan gembira,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua KPU NTB, Suhardi Soud mengungkapkan bahwa digelarnya acara ini dalam rangka sosialisasi sekaligus meningkatkan partisipasi pemilih.

Menurutnya, Pemilu bukanlah sesuatu hal yang harus dianggap penuh ketegangan.

“Jangan lagi (pemilu) dianggap hal yang tegang hingga membuat dahi kita berkerut. Justru sebaliknya, Pemilu adalah pesta demokrasi, jadi harus kita buat pemilu ini menjadi sesuatu yang menyenangkan,” tutup Suhardi Soud.(VR/*)

Selengkapnya Pemilu Run 2019, Doktor Zul : Ayo Berlari Tinggalkan Hal Tidak Produktif

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sponsor By :

Muhammad Ullil Fahri,S.Pd.M.TI

www.mfahri.web.id